Gabung Kominfo, KPID Banten Harapkan Fasilitasi Lebih Maksimal


Serang,(31/1)  Sejak diberlakukannya PP 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, keberadaan Sekretariat KPID Banten yang merupakan bagian dari perangkat daerah sebagai unsur pemberian  pelayanan administratif KPI Daerah sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No.19 Tahun 2008 tentang Pedoman Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Komisi Penyiaran Indonesia Daerah, sejak 23 Januari 2017 Sekretariat KPID Banten resmi digabung bersama Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian. Pada saat rapat koordinasi antara KPID dan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Selasa (31/1), Seluruh Komisioner KPID Banten mengharapkan agar perubahan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang baru ini, dukungan dan fasilitasi terhadap program-program yang telah dicanangkan KPID Banten dapat lebih ditingkatkan, KPI sebagai lembaga negara independen yang dibentuk berdasarkan UU 32/2002 tentang Penyiaran mempunyai tugas penting terutama dalam hal pengawasan konten siaran. Apalagi menurutnya saat ini tengah memasuki tahapan kampanye pemilihan Gubernur Banten 2017, KPID Banten juga dituntut selain menjaga independensi media penyiaran namun disisi lain juga mendorong agar lembaga penyiaran turut serta meningkatkan partisipasi publik dengan berbagai informasi yang disampaikan kepada masyarakat terutama terkait pelaksanaan pemilihan gubernur pada tanggal 15 Februari  yang akan datang. Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Komari berjanji akan mendukung penuh tugas-tugas KPID Banten dalam hal penyiaran. Sebagai dinas baru yang membawahi bidang informasi, kehumasan dan statistik menurut Komari erat kaitannya juga dengan ruang lingkup tugas-tugas KPID Banten yang berhubungan dengan media, dan bisa melakukan sinergi dalam meningkatkan etos kerja, transparansi dan mendukung tata kelola pemerintah yang e-goverment. “guna mendukung transparansi, saya ingin menciptakan Banten Online  untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai informasi yang ada, tentu kita tinggal memilih informasi mana yang boleh disampaikan dan mana yang tidak” ujarnya


Twitter


Facebook