KPID BANTEN DORONG LITERASI DIGITAL DAN GERAKAN ANTI HOAKS DI WILAYAH BANTEN

Sumber Gambar : dokumentasi KPID

Perkembangan teknologi membuat arus informasi semakin cepat. Namun, kecepatan informasi perlu diimbangi dengan kemampuan masyarakat untuk memeriksa, memahami, dan memverifikasi kebenaran informasi. Hal tersebut disampaikan Komisioner KPID Banten Bidang Kelembagaan, Talitha Almira, saat menjadi narasumber dalam Workshop POSCOFEST bertajuk “Meningkatkan Literasi Digital dan Mengkampanyekan Gerakan Anti Hoaks Secara Masif di Wilayah Banten”, pada 8 September 2026. Banten memiliki tingkat digitalisasi yang tinggi. Berdasarkan IMDI Banten 2025, indeks masyarakat digital Banten mencapai 48,01, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 44,53. Namun, masih terdapat tantangan dalam literasi digital, di mana 91 persen masyarakat belum pernah mengikuti pelatihan digital. Karena itu, KPID Banten mengajak masyarakat untuk menerapkan framework 4C sebelum mempercayai dan menyebarkan informasi: 🔎 Check — Periksa sumber dan tanggal informasi. 🔄 Cross-check — Bandingkan dengan sumber resmi atau sumber terpercaya. 🧩 Context — Pahami konteks agar tidak terjebak judul atau potongan informasi. 🛡️ Control — Kendalikan diri untuk tidak langsung melakukan like, forward, atau repost sebelum informasi terverifikasi. Bijak bermedia bukan hanya soal cepat menerima informasi, tetapi juga cerdas memastikan kebenarannya. ✨ #KPIDBanten #KPID #LiterasiDigital #AntiHoaks #CerdasBermedia


Share this Post